Anak-anak itu memang sangat lucu dan setiap aktivitas yang dilakukannya selalu membuat kita tersenyum dan tertawa. Tapi, dengan kelincahannya pula terkadang membuat kita jadi pusing karena ketidaksanggupan kita untuk mengontrolnya.


denah


Yah… terkadang kita melakukan sesuatu untuknya, mengajarkannya berbagai hal dengan maksud agar mereka mulai mengerti sejak dini. Tapi, si kecil malah menanggapinya berbeda, mengganggap apa yang kita lakukan untuknya adalah sesuatu hal yang menyeramkan dan aneh menurut mereka. Contohnya ketika kita mulai membiasakannya untuk rajin menyikat gigi. Ketika kita panggil dan menyuruhnya sikat gigi, mereka malah berlari dan menghindar (Segitu menyeramkannyakah menyikat gigi?).  Hem… sampai-sampai kita dibuat pusing deh dengan tingkahnya.


Bagi-bagi teman-teman yang merasa pusing karena hal itu, maka saya akan sampaikan beberapa tips yang insya Allah bermanfaat.


1.  Libatkan anak saat membeli sikat gigi dan pasta gigi.

Ketika akan membeli sikat gigi dan pasta gigi, biarkan si kecil memilih sendiri sikat gigi dan pasta gigi yang disenanginya. Dengan berbagai warna-warni dan bentuk yang unik, tentunya sangat disenangi oleh mereka.  Tapi tetap harus berpegang dengan kaidah-kaidah sikat gigi yang baik  yaitu ukuran kecil, bulu sikat lembut, kepala sikat menyempit, ujung sikat dan ujung bulu sikat sedekat mungkin. Begitu pun dengan pasta giginya yaitu mengandung fluor.


2. Jadikan tempat menyikat gigi menjadi tempat yang menyenangkan.

Jadikan tempat aktivitas menyikat gigi semenarik mungkin agar si kecil senang dan nyaman. Contonya, dengan menghiasi cermin dan westafel dengan warna yang disenanginya atau dengan gambar-gambar yang menarik seperti bunga dan tanaman, dan lain-lain.


3. Buatlah waktu untuk menyikat gigi

Jadwalkan waktu untuk menyikat gigi, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Ketika waktu menyikat gigi telah tiba, maka diwajibkan untuk seluruh anggota keluarga melakukan sikat gigi bersama-sama. Hal seperti ini, tentunya merupakan hal yang menyenangkan bagi si kecil dan si kecil pun menikmatinya. Saat itu pula, kita bisa mencontohkan dan mengajarkan bagaimana cara menyikat gigi yang benar. Dan ingatkan si kecil bahwa pasta giginya jangan ditelan, dan berkumur-kumur setelah menyikat gigi.


4. Lakukan hal yang disenanginya saat menyikat gigi

Misalnya si kecil senang menyikat gigi sambil bercermin, atau hal-hal lain yang senang dikerjakannya….


5. Memberitahukan pentingnya menyikat gigi

Ketika anak sudah berusia 3 tahunan, pada usia ini, anak sudah mampu untuk dijelaskan. Kita bisa menjelaskan secara langsung dengan bahasa yang dimengerti oleh si kecil atau bisa dengan membelikannya sebuah buku tentang menyikat gigi dengan gambar-gambar yang lucu yang disenangi oleh anak-anak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s